Dalam Rangka Penguatan Program Studi, BKI FUAD IAIN Palangka Raya Melaksanakan Kunjungan ke PSBR-KW

Palangka Raya – Senin 5 Desember 2016, sebagai tindak lanjut dari MoU dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah beberapa waktu yang lalu, rombongan Dosen dan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Palangka Raya melaksanakan Kunjungan dan Observasi ke Panti Sosial Bina Remaja-Karya Wanita (PSBR-KW). Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Dr. Lies Fahimah, M.Si., Kepala PSBR-KW menyambut langsung rombongan ini dengan baik.

Bertempat di Gedung Aula PSBR-KW Kota Palangka Raya, rangkaian kegiatan kunjungan ini berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Dimulai dari pemaparan Kepala PSBR-KW tentang sejarah PSBR-KW, pola pembinaan yang dilakukan, program yang dimiliki, proses rekrutmen dan info-info lainnya. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian maksud dan tujuan dari rombongan Dosen dan Mahasiswa Prodi BKI FUAD IAIN Palangka Raya yang disampaikan oleh Ihsan Mz, M.Psi. Dalam paparannya, terlebih dahulu Ihsan menyampaikan permohonan maaf dari Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. H. Abubakar HM, M.Ag., karena tidak bisa hadir secara langsung disebabkan adanya agenda penting lainnya. Lalu Ihsan, Dosen yang berasal dari Makassar ini, melanjutkan paparannya tentang profil Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam yang ada di kampus IAIN Palangka Raya sekaligus menyampaikan tentang kemungkinan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Prodi BKI IAIN Palangka Raya di PSBR-KW.

PSBR-KW, yang berdiri sejak tahun 1982 ini awalnya merupakan 2 panti sosial yang berbeda. Sebelum bersatu, anak-anak usia remaja dibina melalui PSBR dan perempuan usia dewasa melalui PSKW. Seiring berjalannya waktu, PSBR dan PSKW ini lalu dilebur menjadi PSBR-KW. Saat ini, jumlah anak-anak binaan PSBR-KW berjumlah 60 orang, dengan komposisi 31 orang berjenis kelamin perempuan dan 29 orang laki-laki. Batas usia peserta yang ikut dalam program PSBR-KW ini berkisar 15-35 tahun, dengan terlebih dahulu melalui proses seleksi. Sebaran anak asuh di PSBR-KW juga bermacam-macam, mereka berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah. Mereka adalah anak-anak putus sekolah, berasal dari keluarga broken home, dan perempuan rawan ekonomi. Program pengasuhan dan pendidikan di PSBR-KW ini berlangsung selama 140 hari. Fasilitas yang mereka peroleh adalah keperluan akomodasi, konsumsi, dan keperluan sehari-hari lainnya.

Program-program yang dimiliki oleh PSBR-KW dalam mendidik dan membimbing anak-anak di sini beragam. Di antaranya adalah praktek belajar kerja, membentuk mindset ekonomi bagi anak asuhnya, memberikan pelayanan dan pendampingan prima, serta mengajarkan beberapa keterampilan seperti membuat kerajinan tangan dari barang bekas, membuat telur asin, dan rak TV. Mereka juga diikutkan dalam berbagai kegiatan pendukung seperti Outbond, berpartisipasi dalam kegiatan lomba, mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, dan aktifitas penunjang lainnya.

Beragam program di atas tentu tidak akan berjalan dengan maksimal tanpa keterlibatan banyak pihak. Sebagaimana yang disampaikan Kepala PSBR-KW, Dr. Lies Fahimah, M.Si., Pekerja Sosial (Peksos) yang ditempatkan di sini mempunyai andil yang sangat besar dalam mendukung suksesnya program-program tersebut. Lies melanjutkan, Peksos memiliki peran utama sebagai Case Manager, sekaligus menjadi garda terdepan dalam melakukan pembinaan fisik, mental dan spiritual anak-anak asuh, mengajarkan etika dalam bergaul dan pola hidup sehat, serta peran-peran penting lainnya.

Setelah anak-anak asuh di PSBR-KW menyelesaikan program pembinaan dan pendidikan, maka mereka diharapkan mampu mandiri dan menjadi tenaga profesional. Untuk mendukung hal ini, selama masa pembinaan, mereka juga dibekali dengan pelatihan-pelatihan sekaligus magang di beberapa tempat, misalnya di bengkel, tempat jahit, dan salon. Dari sini nantinya mereka memiliki bekal yang cukup untuk membuka usaha dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan mereka yang dulu.

Setelah seluruh rangkaian acara selesai, rombongan Dosen dan Mahasiswa Prodi BKI FUAD IAIN Palangka Raya, yang diwakili oleh Ihsan Mz, M.Psi., menyerahkan kenang-kenangan yang diserahkan langsung kepada Kepala PSBR-KW, Dr. Lies Fahimah, M.Si. (Ihsan Mz)

Rombongan Dosen dan Mahasiswa BKI FUAD IAIN Palangka Raya yang diwakili oleh Ihsan Mz, M.Psi, menyerahkan kenang-kenangan kepada Kepala PSBR-KW, Dr. Lies Fahimah, M.Si

Author: Admin BKI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *