Konselor dan Self Care? Perlu Nggak Sih?!

Palangka Raya – Apa sih pengertian Self-care? Konselor yang kerjaannya membantu klien keluar dari masalah yang dihadapi perlu self-care juga? Bukannya konselor sudah dibekali “ilmu” untuk menyelesaikan masalah ya? Harusnya nggak punya masalah dong!

Pertanyaan-pertanyaan di atas bisa saja ditemui oleh konselor saat menjalankan tugasnya sebagai seorang profesional. Konselor yang nota bene telah mempelajari seabrek teori, teknik konseling, bahkan sampai praktik kerja telah mereka lalui. Lantas, apakah mereka perlu tetap “merawat” jiwanya? Penasaran? Ayo cepat unduh buku saku ini yang isinya tentang “Self-Care Bagi Konselor”. Buku kecil yang ditulis oleh Gerry Olvina Faz, M.Psi., Psikolog, dosen Prodi BKI IAIN Palangka Raya ini akan menjawab semua rasa penasaranmu.

Silahkan unduh di sini!

Author: Ihsan Mz

Saat ini sebagai Dosen di Prodi BKI FUAD IAIN Palangka Raya. Spesialisasi dalam mata kuliah Psikologi Agama, Psikologi Dakwah, Konseling Perkawinan, dan lain-lain. Hobinya "makan" buku, travelling, dan diskusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *